INFO PENTING
Home / Widya Iswara / DR. Eko BS / Perspektif Masyarakat Pemerhati Pendidikan Terhadap Mutu Pendidikan di Indonesia

Perspektif Masyarakat Pemerhati Pendidikan Terhadap Mutu Pendidikan di Indonesia

Oleh : Eko Budi Susanto, M.Si

Widyaiswara LPMP D.I. Yogyakarta

email: [email protected]

 

ABSTRAK

Pendidikan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh langsung terhadap kemajuan bangsa, sehingga pemerintah dan masyarakat perlu memberikan perhatian khusus pada pendidikan. Perkembangan pendidikan di Indonesia akhir-akhir ini menjadi perhatian masyarakat luas khususnya masyarakat pemerhati pendidikan. Perkembangan pendidikan yang masih perlu mendapat perhatian pemerintah adalah membangun sebuah system yang baik sesuai dengan karakter bangsa melalui sebuah kurikulum yang terintegrasi mulai dari sikap, pengetahuan dan ketrampilan.

Untuk mendapatkan gambaran terkait dengan pendidikan  pada umumnya, penulis melakukan observasi/pengamatan, dan wawancara dengan menggunakan metode survei untuk mengumpulkan data-data yang akan menjadi dasar penulisan artikel ilmiah. Data yang diperoleh kemudian di kumpulkan dan diolah dalam bentuk tabel kemudian dianalisis, dan dideskripsikan sebagai bahan pembuatan laporan hasil survei. Sebelum dipublikasikan, penulis bekerjasama dengan tim validasi dan editor bahasa melakukan validasi akhir agar hasil survei yang telah disusun menjadi artikel layak dipublikasikan.

Hasil akhir yang di dapatkan dari survei persepsi masyarakat pemerhati pendidikan, pada umumnya perubahan kurikulum 2013 pada pendidikan di Indonesia belum memiliki dampak positif terhadap kualitas pendidikan. Hal ini di tunjukkan pada hasil perolehan rata-rata skor berdasarkan hasil surveisejumlah 78,65% berarti asumsi masyarakat pemerhati pendidikan masih menunjukkan “baik”. Masyarakat pemerhati membutuhkan perubahan pendidikan berkualitas. Hal ini juga di buktikan dengan adanya survei guru, kepala sekolah, dan pengawas pendidikan di sekolah pada satuan pendidikan masih belum sepenuhnya memahami perubahan kurikulum 2013, perolehan skor rata-rata mencapai 66,46% dapat diartikan “Cukup”, bila diartikan bahwa kualitas guru, dan peserta didik hasil lulusan belum menunjukkan kualitas, sedangkan pemahaman serta tujuan diadakan perubahan kurikulum agar pendidikan menjadi lebih baik dan sesuai dengan karakter bangsa. Masyarakat pemerhati pendidikan memahami hasil survei dapat diartikan bahwa perlu adanya pemerataan, pembinaan guru dan dosen dan mengembalikan pendidikan ke pusat.

Kata Kunci : Perspektif  Masyarakat  Pemerhati Pendidikan Terhadap Mutu Pendidikan Di Indonesia.

Jika Anda menyukai artikel di website ini, silahkan input Email Anda pada Form yang disediakan, lalu Klik Untuk Berlangganan. Dengan begitu, Anda akan berlangganan setiap update artikel terbaru dari lpmpjogja.org gratis via FeedBurner ke Email Anda.Dan jangan Lupa Klik Link Konfirmasi di email Anda.

Silahkan ketik email Anda:

Free WordPress Themes - Download High-quality Templates