Info Penting
Home / Widya Iswara / DR. Eko BS / Penerapan Pembelajaran Contextual melalui “Forum Group Discussion” (FGD)

Penerapan Pembelajaran Contextual melalui “Forum Group Discussion” (FGD)

Oleh : Eko Budi Susanto, M.Si

Widyaiswara LPMP D.I. Yogyakarta

(E-mail : [email protected])

Abstrak

Jabatan Widyaiswara adalah jabatan fungsional yang mempunyai ruang lingkup tugas, tanggungjawab, dan wewenang mendidik, mengajar dan/atau melatih pegawai negeri sipil (PNS) pada lembaga diklat pemerintah yang diduduki oleh PNS dengan hak dan kwajiban  yang diberikan  secara penuh oleh pejabat yang berwenang. Salah satu rincian tugas widyaiswara adalah; “Widyaiswara adalah mendidik, mengajar, dan atau melatih PNS pada lembaga diklat pemerintah yang bersangkutan”. Yang salah satunya pelaksanaan tugas guru dalam melaksanakan proses belajar mengajar/bimbingan melalui berbagai forum. Salah satu teknik yang dapat digunakan oleh kepala  sekolah adalah dengan teknik Focus Group Discussion (FGD), yaitu diskusi kelompok terarah. Berdasarkan uraian di atas, maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian yang berjudul: “Meningkatkan Kemampuan Guru Dalam Menerapkan Pembelajaran Contextual Melalui Focus Group Discussion (FGD) Kelompok Musayawarah Guru Matapelajaran (MGMP) IPS di Kabupaten Sleman pada semester ganjil Tahun Pelajaran 2010/2011. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan kemampuan guru IPS dalam menerapkan pendekatan pembelajaran Contextual melalui FGD.

Penelitian ini menggunakan pendekatan Focus Group Discussion (FGD), adapun kegiatan dirancang dengan menggunakan tahapan, yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Analisis data dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif kualitatif dengan penskoran yang kemudian dipersentase. Skor 1 (1-20 %) berarti kemampuan guru kurang sekali, skor 2 (21-40 %) berarti kemampuan guru kurang, skor 3 (41-60 %) berarti kemampuan guru cukup, skor 4 (61-80 %) berarti kemampuan guru baik, dan skor 5 (81-100 %) berarti kemampuan guru baik sekali.

Setelah dilaksanakan penelitian diperoleh hasil; pada kegiatan pertama kemampuan guru (2,64), kegiatan ke II (3,51) dan pada kegiatan ke III (4,12) dan bahkan sudah mendekati target ketercapaian kemampuan guru dalam menerapkan pembelajaran Contextual. Peningkatan kemampuan guru terdapat kenaikan prosentase, pada kegiatan I para guru yang berkemampuan sangat baik masih belum ada atau 0,0%, pada kegiatan II naik menjadi 0,00% dan pada kegiatan ke III meningkat tajam menjadi 65.81%. Berdasarkan hasil temuan di atas, FGD berdampak positif pada kemampuan guru dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Read More…