Info Penting
Home / Berita / Informasi Penetapan Peserta dan Registrasi Peserta PPG dalam Jabatan Tahun 2018

Informasi Penetapan Peserta dan Registrasi Peserta PPG dalam Jabatan Tahun 2018

A. PENETAPAN PESERTA PPG DALAM JABATAN

Melalui seleksi akademik dan administrasi, sejumlah 25.6650 guru telah dinyatakan memenuhi syarat sebagai peserta PPG (Pendidikan Profesi Guru) Dalam jabatan. Maka 25.6650 guru ini mendapatkan kesempatan untuk mengikuti PPG Dalam Jabatan tahun 2018.

Berikut adalah Ketentuan penetapan peserta dan penempatannya ke PT (Perguruan Tinggi)  penyelenggara PPG Dalam Jabatan:

  1. Perguruan Tinggi dengan Program Studi PPG dan bidang studinya yang ditetapkan oleh Kementerian Riset dan Pendidikan
  2. Jumlah rombongan belajar per  bidang  studi  pada  PT  penyelenggara  PPG  Dalam Jabatan .
  3. Jumlah mahasiswa per rombongan belajar minimal 15 orang dan maksimal 30

Setelah proses registrasi PPG Dalam Jabatan, Guru yang ditetapkan sebagai peserta final disebut Mahasiswa PPG Dalam Jabatan. Sedangkan guru yang belum ditetapkan sebagai peserta PPG Dalam Jabatan disebut Peserta Cadangan. Peserta Cadangan  dapat menjadi Mahasiswa PPG Dalam Jabatan apabila ada calon peserta PPG Dalam Jabatan yang mengundurkan diri.

Untuk pelaksanaan tahun 2018, jumlah sasaran PPG Dalam Jabatan tahun 2018 adalah 20.870 orang. Alokasi penyelenggaraan berada pada DIPA Direktorat Jenderal GTK untuk 20.000 orang dan pada empat Pemerintah Daerah  untuk 870 orang.

Peserta PPG Dalam Jabatan dengan biaya pendidikan dari Pemerintah Pusat ditetapkan berdasarkan urutan prioritas sebagai berikut:

  1. guru dengan usia diatas 50 tahun per tanggal 31 Desember 2017;
  2. guru yang mengajar di daerah khusus atau daerah tertinggal, terluar, dan terdepan (3T);
  3. guru Pendidikan Luar Biasa (Kode 800);
  4. guru produkif di SMK;
  5. Guru lainnya berdasarkan ranking skor hasil seleksi

Masih terdapat  sejumlah  Guru bidang studi kejuruan yang belum ditetapkan pada tahun ini karena jumlah pesertanya dibawah batas minimal jumlah peserta PPG Dalam Jabatan. Yang bersangkutan akan diprioritaskan mengikuti PPG PPG Dalam Jabatan pada tahun 2019.

Bidang studi tersebut adalah:

1.   Seni Rupa (562) 9. Seni Broadcasting dan Film (862),
2.   Kehutanan (614) 10. Teknologi Laboratorium Medik (844)
3.    Desain dan Produk Kreatif Kriya (860) 11. Teknologi Pesawat Udara (833),
4.    Bahasa Perancis (164), 12. Teknologi Tekstil (837), ,
5.    Bahasa Mandarin (174), 13. Pekerjaan Sosial (683),
6.   Seni Karawitan (571), 14. TeknikPerkapalan (839),
7.    Seni Musik (861) 15. Teknik Pertanian (849).
8.    Kesehatan Hewan (847), 16. Antropologi, (215)

Informasi hasil penetapan peserta PPG Dalam Jabatan dan status penetapannya dapat dilihat di laman sergur.id. Bagi Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota dan LPMP dapat melihat hasil penetapan untuk wilayahnya melalui operator masing-masing.

B. PEMBIAYAAN

Biaya pelaksanaan PPG Dalam Jabatan terdiri atas 2 komponen biaya, yaitu 1)Biaya pendidikan, dan 2) Biaya pribadi (meliputi transportasi, akomodasi, konsumsi, dan biaya pribadi lainnya).

Biaya pendidikan sebesar Rp7.500.000 ditanggung oleh Pemerintah Pusat untuk 20.000 orang dan empat Pemerintah Daerah sejumlah 870 orang. Biaya pribadi menjadi tanggungjawab guru yang bersangkutan, kecuali bagi guru daerah khusus untuk 14 mata pelajaran dan guru yang mengikuti Program Keahlian Ganda akan mendapat bantuan biaya hidup dari Pemerintah Pusat.

C. REGISTRASI

Seluruh guru calon peserta PPG Dalam Jabatan yang telah lolos seleksi akademik dan administrasi wajib melakukan registrasi akhir sebelum mengikuti PPG Dalam Jabatan. Tujuan registrasi ini adalah untuk memastikan bahwa seluruh peserta PPG Dalam Jabatan memahami ketentuan yang berlaku selama mengikuti PPG Dalam Jabatan beserta sangsinya dan menyatakan kesanggupannya untuk mengikuti PPG Dalam Jabatan.

Guru yang telah lolos seleksi akademik dan administrasi tetapi belum ditetapkan sebagai Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Tahun 2018 atau guru yang menyatakan “tidak bersedia” dalam proses registrasi PPG Dalam Jabatan, akan diprioritaskan untuk mengikuti PPG Dalam Jabatan pada tahun 2019. Guru yang tidak melakukan registrasi sampai batas waktu yang ditentukan berakhir, maka akan mengikuti antrian penetapan peserta PPG Dalam Jabatan pada tahun 2019 bergabung dengan guru yang dinyatakan lolos seleksi akademik pada bulan Mei 2018.

Tahapan registrasi calon peserta PPG Dalam Jabatan sampai menjadi Mahasiswa PPG Dalam Jabatan sebagai berikut.

1. Membuka Laman Informasi PPG Dalam Jabatan

Guru membuka laman sergur.id dan membaca dengan seksama informasi dan ketentuan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan yang meliputi:

  1. pola pelaksanaan PPG Dalam Jabatan;
  2. alur registrasi;
  3. biaya PPG Dalam Jabatan; dan
  4. pengisian identitas diri dan pakta

2. Melakukan Konfirmasi Kesediaan dan Registrasi

Setelah membaca dan memahami informasi dan ketentuan pelaksanaan PPG Dalam Jabatan serta pembiayaan, semua guru calon peserta wajib melakukan konfirmasi kesediaan dengan ketentuan sebagai berikut.

  1. Proses konfirmasi dan registrasi mengikuti alur yang telah disediakan dalam laman serta mengisi identitas diri yang telah disediakan dalam laman
  2. Bagi guru yang tidak ingin melanjutkan registrasi atau mengundurkan diri karena alasan keluarga, kesehatan, biaya, atau alasan lainnya, wajib mengkonfirmasi melalui laman agar dapat diisi oleh Peserta Cadangan. Guru tersebut akan diberi kesempatan untuk mengikuti PPG Dalam Jabatan pada tahun berikutnya tanpa melalui seleksi akademik dan administrasi
  3. Bagi Peserta Cadangan yang ingin masuk dalam daftar antrian untuk menggantikan peserta yang mengundurkan diri, dapat melakukan konfirmasi kesediaannya ditempatkan di perguruan tinggi yang pesertanya mengundurkan
  4. Guru yang telah menyelesaikan konfirmasi dan registrasi akhir sebagai peserta PPG Dalam Jabatan selanjutnya ditetapkan sebagai Mahasiswa PPG Dalam Jabatan Tahun

 3. Mencetak Format A1 dan Pakta Integritas

Setelah melalui proses konfirmasi kesediaan dan registrasi, guru yang telah dinyatakan sebagai Mahasiswa PPG Dalam Jabatan wajib mencetak Format A1 dan Pakta Integritas yang merupakan bukti pendaftaran sebagai Mahasiswa PPG Dalam Jabatan. Format A1 ditandatangani oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi/ Kabupaten/Kota atau yang mendapatkan mandat atau kepala sekolah jika lokasi sekolah tidak di ibukota provinsi/kabupaten/kota. Pakta integritas ditandatangani oleh Mahasiswa PPG Dalam Jabatan diatas Materai Rp6.000.

Format A1 dan Pakta Integritas dibawa pada saat lapor diri dan disampaikan kepada Panitia Penyelenggara PPG Dalam Jabatan pada masing-masing perguruan tinggi penyelenggara.

4. Menandatangani Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Pemerintah

Mahasiswa PPG Dalam Jabatan wajib menandatangani Surat Perjanjian Pemberian Bantuan Pemerintah Biaya Pendidikan PPG Dalam Jabatan yang akan digunakan untuk proses pencairan dana Bantuan Pemerintah Biaya Pendidikan PPG Dalam Jabatan. Disamping itu, surat perjanjian tersebut sebagai bukti fisik komitmen dan pertanggungjawaban Mahasiswa PPG Dalam Jabatan untuk menyelesaikan PPG Dalam Jabatan sesuai waktu yang ditetapkan.

D. Jadwal Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan

PPG Dalam Jabatan pada tahun 2018 akan dilaksanakan dalam 2 tahap. Jadwal persiapan sampai pelaksanaan PPG Dalam Jabatan sebagai berikut.

No Kegiatan Tahap 1 Tahap 2
 

1

Pengumuman penetapan calon peserta PPG Dalam Jabatan dan penempatannya ke perguruan tinggi  

18 Mei 2018

 

25 Juni 2018

2 Konfirmasi dan Registrasi Peserta dan Cadangan 18-22 Mei 2018 25-29 Juni 2018
3 Peserta Final 23 Mei 2018 30 Juni 2018
4 Pengiriman Berkas ke LPTK 24-26 Mei 2018 30 Juni-3 Juli 2018
5 Verifikasi keabsahan Ijasah 24-28 Mei 2018 3-7 Juli 2018
6 Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan    
  a.   Daring 31 Mei-

18 Agustus

2 Juli-

21 September

  b. Workshop 27 Agustus-

29 September

1 Oktober-

2 November

  c.   PPL 1-20 Oktober 5-23 November
  d. Uji Kinerja 17-20 Oktober 20-23 November
  e.   Uji Pengetahuan 27-28 Oktober 1-2 Desember

Artikel Lain

Pemantauan dan Evaluasi USBN Jenjang SMA/SMK D.I. Yogyakarta

Post Views: 486 Mulai tahun 2018 ini Pemerintah menyelenggarakan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN)  jenjang …