Pendampingan EDS-MSPD Kota Yogyakarta dan Kab. Sleman

PENDAMPINGAN EDS-MSPD KOTA YOGYAKARTA DAN KABUPATEN SLEMAN

Kementerian Pendidikan Nasional telah mencanangkan Program Kegiatan Evaluasi Diri Sekolah/EDS dan Monitoring Sekolah oleh Pemerintah Daerah sejak tahun 2010. EDS dilaksanakan oleh sekolah dengan bantuan pengawas, sebagai satu kebutuhan untuk mengevaluasi dirinya sendiri terkait pelaksanaan terhadap Standar Pelayanan Minimal/SPM dan Standar Nasional Pendidikan/SNP. Manfaat dari EDS dan MSPD akan terefleksikan dari terpetakannya kelemahan dan kekuatan sekolah, terhimpunnya rekomendasi-rekomendasi terhadap permasalahan yang urgen, mendasar dan utama, baik di tingkat sekolah maupun kabupaten, dan lebih jauh lagi, dari terencananya program-program tindak lanjut demi pengembangan dan peningkatan mutu sekolah.


Kegiatan Pendampingan merupakan kegiatan inti dari serangkaian tahapan dalam pelaksanaan EDS dan MSPD, yang mana sekolah melakukan evaluasi diri dibantu oleh Tim Pendamping, dengan Pengawas Sekolah sebagai ujung tombak. Hasil/laporan EDS selanjutnya akan diagregasi oleh Pengawas Sekolah menjadi Laporan MSPD yang akan dapat memetakan kondisi, kekuatan-kelemahan sekolah di tingkat kabupaten, sekaligus memberikan rekomendasi untuk pengembangan dan pemberdayaan sekolah dalam rangka memenuhi SNP.

Pada Kegiatan Pendampingan EDS/M dan MSPD di Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta,  yang dilaksanakan hari Senin dan Selasa, tanggal 13 dan 14 Juni 2011, Kepala LPMP D.I.Yogyakarta, Drs. Harmanto, M.Si  dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa pada tahun 2011 Kegiatan pendampingan EDS/M dan MSPD dilaksanakan menjadi dua tahap. Tahap I dengan jumlah sasaran 196 sekolah, yang terdiri dari 80 sekolah di Kota Yogyakarta dan 116 sekolah di Kabupaten Sleman. Tahap II dengan jumlah sasaran 690 sekolah yang ada di Kabupaten Bantul, Kulon Progo, Gunungkidul, Sleman dan Kota Yogyakarta. Kegiatan EDS dan MSPD merupakan kebutuhan bersama, sehingga diharapkan benar-benar dapat memberikan kontribusi nyata pada mutu penyelenggaraan pendidikan di Kota Yogyakarta. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Drs. Edy Heri Suasana, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa dengan adanya Kegiatan Pendampingan EDS/M dan MSPD yang merupakan kerja sama dengan LPMP D.I.Yogyakarta, memberikan suatu kelegaan, dalam arti bahwa Dinas Pendidikan belum mampu sepenuhnya memfasilitasi kegiatan ini terutama dari segi ketenagaan (minimnya jumlah pengawas). Dengan adanya kegiatan ini, peran evaluasi sekolah menjadi sangat penting, maksudnya bahwa sekolah bisa melihat ke dalam dirinya dan berupaya melakukan perbaikan.

Pada hari berikutnya, Rabu dan Kamis, tanggal 15 dan 16 Juni 2011 dimulai Kegiatan Pendampingan EDS/M dan MSPD di Dinas Dikpora Kabupaten Sleman, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Sleman, Dra. Suyamsih, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa selama ini pelaksanaan SNP belum seluruhnya dapat dipenuhi oleh satuan pendidikan. Dengan adanya Kegiatan Pendampingan EDS dan MSPD ini, akan dapat mengukur keterlaksanaan SNP di sekolah. Sekolah diharapkan kejujurannya dalam pengisian EDS, karena dari EDS akan terlihat nyata kelemahan-kekuatan sekolah, dengan didampingi oleh Pengawas Sekolah. Kepala LPMP Provinsi D.I.Yogyakarta, yang pada kesempatan ini diwakili oleh Kepala Seksi Fasilitasi Sumber Daya Pendidikan/FSP, Drs. Taufan Agus Hanafi, M.Pd, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kegiatan EDS dan MSPD yang dilaksanakan tahun 2011 ini ada perbedaan dengan tahun 2010, yaitu selain EDS Manual juga adanya EDS online yang akan dipantau langsung oleh Jakarta. Oleh karena itu, diharapkan agar diisi dengan sejujurnya, dan akan didampingi pengawas sekolah.